Bukan startup gosip.
Bukan biro detektif.
Sesuatu yang baru.
Klaritas lahir dari satu pengamatan sederhana:
Orang-orang dewasa Indonesia yang sebentar lagi menikah, sering tahu lebih sedikit tentang pasangannya daripada tentang barang yang mereka beli online.
Mereka membaca review tiga bintang sebuah hairdryer selama 20 menit, lalu menandatangani komitmen seumur hidup berdasarkan ingatan dan rasa.
Itu bukan kesalahan mereka. Tidak ada infrastruktur yang bisa menyediakan klaritas itu.
Sampai sekarang.
Yang kami pegang,
di setiap keputusan.
Konsensual atau tidak sama sekali.
Tidak ada Klaritas tanpa persetujuan eksplisit dari pasanganmu. Bukan opsi.
Cermin, bukan oracle.
Kami menyajikan fakta dan pola. Keputusan tetap di tanganmu.
Bahasa hangat untuk data dingin.
Akurat, tapi tetap manusiawi. Tidak ada bahasa menghakimi dalam laporan kami.
Privasi adalah default.
Hasil hanya untuk kalian. Tidak dijual, tidak dipublikasi, dihancurkan dalam 90 hari.
Indonesia dulu.
Konteks lokal — bukan template impor. Kami paham realitas hubungan di sini.
Tim kecil yang serius.
Klaritas dibangun oleh tim yang sengaja dijaga kecil — supaya setiap keputusan etis tidak menjadi voting di Slack, tapi diskusi berimbang. Foto dan nama tim akan dipublikasi pasca-launch resmi.
Founder
Visi produk, brand, dan etika layanan. Latar belakang teknologi dan pengalaman pribadi yang menginspirasi Klaritas.
Head of Operations
Memastikan setiap pemeriksaan berjalan sesuai SOP, dengan tim operator terlatih dan supervisi ketat.
Lead Analyst — Klaritas Insight
Mengelola knowledge base AI, kalibrasi pola, dan kolaborasi dengan psikolog konsultan.
Hanya melalui partner yang berlisensi resmi.
Klaritas tidak scraping data secara liar. Setiap akses dijalankan melalui partner yang berlisensi Kominfo, OJK, atau Bank Indonesia, dengan persetujuan eksplisit dari subjek data.
Logo partner ditampilkan setelah perjanjian co-branding ditandatangani. Saat ini: nama wordmark.
Tiga lapis pengaman.
Klaritas dibangun di atas tiga lapis pengamanan etis: hukum, teknis, operasional. Tidak ada yang dilewati.
Hukum
- Patuh UU Perlindungan Data Pribadi No. 27/2022
- Patuh UU ITE No. 11/2008 jo. 19/2016
- Hanya menggunakan partner data berlisensi OJK dan Kominfo
- Setiap akses data dijembatani oleh PSrE — Privy
Teknis
- Enkripsi at-rest AES-256, in-transit TLS 1.3
- Field-level encryption untuk NIK & nomor HP
- Audit log immutable setiap akses internal
- Auto-purge data 90 hari pasca-laporan
- Sertifikasi ISO/IEC 27001 (dalam proses)
Operasional
- Tim internal dengan NDA & background check
- Peninjauan etika per kasus oleh dewan etika
- Mekanisme banding bagi pasangan yang merasa laporan tidak akurat
- Tidak ada pasar sekunder data — kami tidak menjual informasi apapun
Ada pertanyaan, kekhawatiran,
atau ide kolaborasi?
PT Klaritas Indonesia · Jakarta, Indonesia